
Perempuan Tidak Bermasalah dengan Mikropenis
February 2, 2010
BERNIAT membesarkan penis? Produk dan prosedur pembesaran penis mudah ditemukan. Majalah laki-laki, iklan televisi dan situs-situs internet penuh dengan iklan yang menawarkan pompa, pil, olahraga bahkan operasi yang diklaim bisa menambah panjang dan diameter penis Anda. Tapi, ada baiknya lebih berhati-hati. Sebab, teknik-teknik yang Anda lihat di iklan bisa merusak penis bahkan menyebabkan disfungsi ereksi.
Alasan lain belum ada penelitian ilmiah yang mendukung penggunaan metode non-operasi untuk membesarkan penis. Selain itu, belum ada pakar medis yang mendorong operasi penis hanya dengan alasan kosmetik. Sebelum Anda memutuskan apa yang akan Anda lakukan, sebaiknya perlu mengetahui apakah alat vital Anda termasuk dalam ukuran normal atau tidak.
Ukuran normal
Ketakutan bahwa penis Anda terlihat terlalu kecil atau memang sangat kecil sehingga tidak bisa memuaskan pasangan merupakan ketakutan yang wajar. Tapi, sejumlah studi menunjukkan bahwa sebagian besar laki-laki yang mengira penis mereka terlalu kecil sebenarnya memiliki ukuran penis normal.
Anda kemungkinan kecil memiliki penis di luar ukuran normal. Dan meskipun ukuran penis Anda lebih kecil dari normal, Anda tetap bisa memuaskan pasangan dan memiliki anak.
Rata-rata penis berukuran antara tiga dan empat inci (7,6 hingga 10,2 cm) saat tidak ereksi dan antara lima dan tujuh (12,7 hingga 17,8 cm) saat ereksi.
Penis dinyatakan kecil jika ukurannya kurang dari 3 inci (7,6 cm) saat ereksi. Kondisi ini dikenal dengan istilah mikropenis.
Pandangan perempuan
Sebagian besar perempuan, seperti dituturkan di situs mayoclinic, menyatakan bahwa ukuran tidak penting. Pada faktanya, memiliki penis terlalu besar malah merugikan. Selama berhubungan seksual, ujung dari penis yang panjang bisa menyentuh rahim perempuan, sehingga menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman.
Sepanjang pasangan Anda tidak mengeluh, berarti ukuran penis Anda normal-normal saja. Memahami kebutuhan fisik, emosi, serta gairah pasangan jauh lebih efektif dalam memperbaiki hubungan seksual dibandingkan mengubah ukuran penis