Archive for June, 2009

h1

Atasi Insomnia Tanpa Obat

June 29, 2009

2009_06_19_01_55_35_meditation-dMASALAH susah tidur atau insomnia tidak hanya dialami oleh satu atau dua orang. Jika Anda salah satunya, jangan menyerah dan langsung menjatuhkah pilihan pada obat tidur. Anda bisa mengatasi masalah sulit tidur ini dengan mengubah kebiasaan tidur yang buruk dan menjernihkan pikiran melalui meditasi. Dengan menerapkan 2 cara pengobatan tradisional ini, Anda bisa membebaskan diri dari obat tidur yang pada dasarnya juga tidak bisa mengatasi masalah Anda hingga ke akarnya.

Berdasarkan hasil 2 studi baru, cognitive behavioral therapy untuk mengubah sikap dan tingkah sesorang mengenai tidur dan menggunakan meditasi untuk menciptakan ralaksasi bisa membantu para penderita insomnia mendapatkan tidur malam yang lebih baik tanpa perlu menggunakan obat. Berlawanan dengan keyakinan umum, terang peneliti, insomnia tidak hanya menyerang di waktu malam tetapi berlaku 24 jam . Karena itu, dengan mengajarkan cara relaksasi dan menjernihkan pikiran di siang hari, mereka diharapkan bisa tidur lebih nyenyak di malam hari.

“Hasil studi menunjukkan kalau mengajarkan teknik relaksasi sepanjang hari bisa memperbaiki kualitas tidur di malam hari,” ujar Ramadevi Gourineni, direktur program insomnia dari Northwestern Memorial Hospital, seperti dikutip situs webmd.

Atasi insomnia dengan meditasi

Studi yang dilakukan Gouverni mencaritahu manfaat meditasi sebagai pengobatan insomnia pada 11 pasien insomnia. Partisipan ini dibagi menjadi 2 kelompok. Satu kelompok dilatih melakukan yoga kriya, dimana meditasi digunakan untuk memfokuskan perhatian internal. Dan sisanya menerima pendidikan kesehatan umum saja.

Hasil studi 2 bulan kemudian menunjukkan, kelompok yang melakukan meditasi mengalami perbaikan baik kuantitas maupun kualitas tidur. Hal ini didasarkan pada diari yang mereka buat. Mereka juga mengaku membutuhkan waktu lebih sedikit untuk bisa tertidur, dan mengalami lebih sedikit gejala-gejala depresi. Dari hasil ini, para peneliti menyimpulkan, meditasi merupakan pengobatan alternatif yang cukup efektif mengatasi masalah insomnia.

Jinakkan insomnia dengan Cognitive-Behavioral Therapy

Studi kedua melihat efek program Cognitive-Behavioral Therapy (CBT-I) yang didisain untuk mengobati insomnia pada 115 pasien insomnia. Program ini meliputi evaluasi kebiasaan pasien, tingkah laku, dan pengetahuan pasien mengenai tidur. Selama sesi tersebut, pasien belajar cara membuat jadwal tidur, menciptakan lingkungan yang nyaman untuk tidur, mengurangi stimulus yang bisa mengganggu tidur, melakukan pelatihan relaksasi, serta latihan mengendalikan pikiran.

“CBT-I mengajarkan strategi-strategi untuk “menata ulang” sistem tubuh yang berfungsi mengatur tidur,” terang Ryan Wetzler, PsyD, dari Sleep Medicine Specialists di Louisville, salah seorang peneliti.”Karena sistem ini juga berperan penting dalam mengatur mood, rasa sakit, serta proses tubuh lainnya, maka keahlian yang dipelajari melalui CBT-I juga bermanfaat positif pada mood, kecemasan, rasa sakit, serta kondisi psikologis lainnya.”

Hasil studi ini menunjukkan bahwa 50-60% pasien yang biasanya mengalami gejala seperti kesulitan jatuh tertidur, tetap terjaga, atau kedua-duanya, mengaku mengalami perbaikan. Mereka yang melengkapi 5 kali atau lebih terapi juga mengalami perbaikan dalam ukuran-ukuran yang menunjukkan kualitas tidur lainnya serta membutuhkan lebih sedikit obat-obatan untuk mengatasi insomnia mereka.

Bagaimana dengan Anda? 2 bukti ilmiah ini tentunya bisa mendorong Anda mengatasi insomnia tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia.

Advertisements
h1

Mentega Kacang Halau Penyakit Jantung

June 28, 2009

2009_06_27_11_18_03_butter-dPENYAKIT jantung ternyata bisa juga dicegah dengan cara yang sederhana. Kuncinya ada pada mentega kacang. Bagaimana mungkin? Menurut para peneliti dariHarvard Medical School, sandwich dengan mentega kacang merupakan rahasia untuk melawan penyakit jantung. Mengonsumsi kacang atau mentega kacang paling tidak 5 hari dalam seminggu bisa menurunkan risiko serangan jantung hingga setengahnya.

Kacang-kacangan diyakini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat, membantu mengurangi peradangan dalam tubuh serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah di sekitar jantung.

Dalam studinya, para peneliti mempelajari diet dari 6000 perempuan pengidap diabetes tipe 2. Diabetes, seperti yang Anda sudah tahu, bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Perkembangan para partisipan ini diikuti dalam selang waktu antara tahun 1980 dan 2002. Mereka diminta melengkapi kuesioner mengenai makanan mereka setiap 2-4 tahun sekali.

Saat mencocokkan hasil data mengenai bagaimana mereka mengalami serangan jantung atau stroke, peneliti menemukan, mereka yang makan kacang secara teratur mendapatkan perlindungan yang lebih besar dari kedua penyakit tersebut. Dalam hasil studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition ini, peneliti menyebutkan bahwa kacang menurunkan risiko alami serangan jantung hingga 44%.

“Konsumsi paling sedikit 5 takar seminggu, dengan ukuran 1 ons kacang atau satu sendok makan mentega kacang, secara signifikan bisa menurunkan risiko penyakit jantung,” ujar peneliti, seperti dikutip situs dailymail.

Menurut Ellen Mason dari British Heart Foundation, menambahkan kacang dalam diet sangat menguntungkan karena kacang hanya mengandung sedikit lemak jenuh yang bisa meningkatkan kolesterol. Akan tetapi, produk-produk kacang kemungkinan banyak mengandung tambahan gula atau garam. Karena itu, pastikan dulu Anda memeriksa label makanan jika membeli hasil olahan.

Selain itu, terang peneliti, melakukan tindakan pencegahan kombinasi tetap jauh lebih baik. Jadi, jangan hanya bergantung pada kacang saja. Tetaplah padukan konsumsi kacang ini dengan olahraga dan diet seimbang. Dengan begitu, hasil yang Anda capai akan jauh lebih maksimal.

h1

Obat Baru, Dorong yang Obesitas untuk Bergerak

June 27, 2009

2009_06_04_06_52_14_fat-dOBESITAS merugikan kesehatan karena mengundang berbagai penyakit, pastinya Anda sudah tahu. Tapi, seringkali pengetahuan ini tidak cukup untuk mendorong seseorang melakukan aktivitas fisik. Mungkin Anda sadar akan bahaya obesitas dan berniat berolahraga. Akan tetapi, niat ini seringkali hanya tinggal rencana dengan berbagai alasan yang membuat Anda memaafkan diri sendiri. Menyadari hal ini, para ilmuwan sedang mengembangkan obat yang bisa mendorong mereka yang obesitas untuk bergerak.

Hasil tes pada tikus menunjukkan, mengaktifkan hormon pengatur selera makan di otak membuat mereka melakukan aktivitas fisik 2 kali lebih banyak. Meskipun masih diperlukan waktu lebih lama untuk menerapkan obat ini pada manusia, peneliti meyakini penemuan ini sangat berguna bagi penelitian selanjutnya.

Para ilmuwan dari Harvard Medical School di Massachusetts, sedang mengembangkan pil yang mereka harapkan bisa menghancurkan bom waktu obesitas dengan mendorong mereka yang obesitas untuk bergerak. Menurut pakar endokrin Dr Christian Bjorbaek, penemuan ini membuka kesempatan penemuan obat yang bisa memicu keinginan untuk bergerak secara sukarela.

Tikus, terang Bjorbaek, dengan mudahnya mengalami obesitas dan menderita diabetes kronis, serta sangat malas begitu diberikan kekurangan hormon pengatur selera, leptin.

Tetapi, terang dia, kontrol kadar gula darah pada hewan tersebut, yang dipengaruhi oleh diabetes, bisa dikembalikan seperti semula dengan cara mengembalikan sensitivitas leptin terhadap satu sel otak yang dikenal dengan neuron POMC (pro-opiomelanocortin).”Reseptor-reseptor dalam kelompok neuron ini saja cukup untuk melakukan tugas ini,” terang Bjorbaek seperti dikutip situs dailymail.

Tikus-tikus tersebut kembali meningkatkan kadar aktivitas mereka meskipun dalam keadaan gemuk. Tikus ini juga mulai mengonsumsi kalori 30% lebih sedikit dan mengalami penurunan berat badan yang cukup besar. Kadar gula darah mreka juga kembali normal hanya dengan mengubah pola makan dan menurunkan berat badan. Tikus ini juga menggandakan aktivitas fisik mereka.

Leptin pertama kali ditemukan 15 tahun lalu dan terkenal karena kemampuannya dalam menurunkan selera makan dan memicu penurunan berat badan. Leptin ini dikenal berperan penting dalam menyeimbangkan energi karena pengaruhnya pada sistem saraf pusat, khususnya dengan bekerja pada area otak yang disebut dengan arcuate nucleus (ARC).

Studi-studi juga telah menemukan peran leptin dalam kontrol gula darah dan tingkat aktivitas, juga efeknya pada ARC. Akan tetapi para ilmuwan masih belum menemukan neuron-neuron mana yang bertanggung jawab dalam hal ini.

h1

Cara Sederhana Cegah Hipertensi

June 22, 2009

TEKANAN darah tinggi seringkali disebut sebagai pembunuh diam-diam karena seringkali muncul tanpa disadari. MenurutAmerican Heart Association, 1 dari 3 penderita hipertensi sama sekali tidak menyadari hal tersebut. Karena itu, ada baiknya melakukan tindakan pencegahan sejak dini. Di samping bisa menghindarkan Anda dari risiko penyakit jantung, cara-cara pencegahan tersebut sangat sederhana dan bisa dipadukan dalam kehidupan Anda sehari-hari. Berikut beberapa tip yang bisa membantu Anda menghindari dan menurunkan tekanan darah tinggi. 

Berhenti merokok. Kebiasaan buruk ini bisa melipatgandakan risiko Anda mengalami penyakit jantung. Satu studi menemukan, perokok memiliki tekanan darah 10 poin lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. 

Kurangi asupan alkohol. Alkohol bisa menaikkan tekanan darah. 2 takar atau lebih minuman per hari, bisa sangat membahayakan kesehatan Anda. 

Kurangi penggunaan garam. Garam berlebih bisa memicu hipertensi pada beberapa orang. Karena itu, ada baiknya memperkaya rasa makanan dengan rempah-rempah, herbal atau perasa yang tanpa garam. 

Menurunkan berat badan. Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, tingkatkan latihan fisik dan ikuti pola diet sehat untuk menurunkan berat badan Anda. Menurunkan berat badan sekaligus juga membantu Anda menurunkan tekanan darah. 

Konsumsi makanan kaya serat. Buah-buahan dan sayuran segar bisa menjadi pilihan Anda dalam menurunkan berat badan. 

Pola diet rendah lemak jenuh, total lemak dan kolesterol. Pilihlah produk-produk susu yang bebas lemak atau rendah lemak. Makanan ini biasanya kaya akan kalium, kalsium, magnesium dan protein. 

Jangan lupa obat anti-hipertensi Anda. Jika sedang berobat, jangan lupa meneruskan penggunaan obat sesuai dengan anjuran doketr. 

Latihan fisik. Latihan fisik bisa mengontrol berat badan dan menurunkan tekanan darah. Tapi, tidak perlu berlebih. Mulailah dengan jalan kaki, berenang, jogging atau bersepeda. 

Belajarlah mengukur tekanan darah Anda sendiri. Hal ini akan membantu Anda membatasi hal-hal yang bisa memicu peningkatan tekanan darah. Tetapi, pastikan dulu ke dokter kalau alat yang Anda gunakan akurat. 

Hindari obat-obatan yang bisa diperoleh tanpa resep dokter. Khususnya obat decongestan. Obat-obat untuk mengatasi flu, batuk, atau masalah sinus biasanya berakibat buruk pada penderita hipertensi.

h1

Suplemen Creatine Pulihkan Kekuatan Otot

June 20, 2009

BAGI Anda yang hendak berolahraga, baik yang sebelumnya sudah aktif berolahraga maupun yang belum, ada baiknya mengonsumsi suplemen creatinesebelum dan setelah melakukan olahraga. Hal ini untuk mempercepat pemulihan otot. Pernyatan ini dibenarkan oleh studi terbaru dari Baylor University di Waco, Texas. Studi tersebut menemukan, pemuda yang biasanya tidak aktif tapi menggunakan suplemencreatine sebelum  melakukan olaraga, seperti menekan, melipat dan meregangkan kaki, mengalami pemulihan kekuatan lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak menggunakan suplemen. 

2009_06_17_06_40_55_creatine-dCreatine merupakan kunci utama dari jaringan otot. Menurut  Dr. Matthew B. Cooke, salah seorang peneliti, sudah ada lebih dari 200 studi yang mempelajari manfaat creatine dalam meningkatkan kekuatan tulang. Akan tetapi, terang Cooke, hanya sedikit studi yang mempelajari manfaat suplemen creatine ini terhadap kerusakan dan pemulihan otot. 

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of the International Society of Sports Nutrition ini, para peneliti melibatkan 14 anak muda yang sebelumnya tidak aktif berolahraga, sebagai partisipan. Para partisipan ini selanjutnya diberikan creatine dan karbohidrat atau karbohidrat saja, selama 5 hari sebelum dan sampai 14 hari setelah melakukan sesi olahraga hukuman tersebut. 

Mereka diminta untuk menggunakan suplemen dosis kecil dicampur dengan air sepanjang hari sebelum melakukan latihan fisik tersebut. Dosis yang diberikan setara dengan 21 gram creatine sehari untuk laki-laki dengan berat badan 70 kg. Setelah melakukan latihan fisik, partisipan diminta hanya menggunakan 1 takar dosis saja per harinya. 

Selama sesi latihan, mereka diminta melakukan leg press, leg extension dan leg flexion pada mesin yang disediakan. Mereka melakukan 40 kali pengulangan untuk masing-masing latihan. 

Setelah 24, 48, 72, dan 96 jam mengikuti sesi latihan, laki-laki yang menggunakan creatine mengalami pengurangan kekuatan meregangkan lutut yang lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya menggunakan karbohidrat (kelompok pengontrol). Selain itu, meskipun semua partisipan mengalami peningkatan kadar creatine kinase (hasil pecahan creatine) dalam darah, mereka yang menggunakancreatine mengalami peningkatan yang lebih kecil pada hari kedua, keempat, dan ketujuh setelah melakukan latihan. Peningkatan kadar lactate dehydrogenase mereka juga lebih rendah. 

“Studi ini membuktikan kalau menggunakan suplemen creatine sebelum dan setelah melakukan latihan fisik bisa mempercepat pemulihan kekuatan otot,” ujar Cooke, seperti dikutip situs foxnews.

h1

9 Mitos Seputar Perawatan Kulit

June 18, 2009

2009_06_17_12_48_45_spf-dSAAT ini, Anda bisa menemukan tip dan produk-produk perawatan kulit di mana-mana.”Gunakanlah krim ini.” “Remajakan kulit Anda dengan produk ini.” “Perbanyak minum air putih.” “Belilah produk anti jerawat ini.” Kalimat ini pasti tidak asing lagi di telinga Anda. Bahkan karena terlalu seringnya mendengar, Anda mungkin kesulitan membedakan mana yang benar dan mana yang hanya mitos semata. Bagaimana cara mengetahui kebenarannya? Berikut beberapa mitos yang menurut beberapa ahli dermatologi, paling sering didengar seolah-olah itu suatu kebenaran. 

1. Mitos: Tanning booth aman sepanjang tidak mengandung sinar UVB 

Tanning tidak sehat dan bisa memicu kanker kulit serta penuaan dini. Tapi, bagaimana dengan tanning booth? Menurut perusahaan penyedia jasa tanning booth, mereka telah menyaring sinar UVB. Akan tetapi, menurut Jenny Kim, MD, seorang assistant professor of medicine and dermatology dari the David Geffen School of Medicine di University of California, Los Angeles, saat melakukan tanning di booth, Anda masih tetap terpapar sinar UVA yang bisa menembus kulit lebih dalam dan menyebabkan kerusakan yang bisa memicu penuaan dini dan pembentukan kanker kulit. 

2. Mitos: Semakin tinggi SPF, semakin baik perlindungannya 

Ada 3 jenis sinar ultraviolet (UV) yaitu UVA, UVB, dan UVC. Sinar UVA menembus kulit cukup dalam, menghapus pigmen Anda sehingga menghasilkan kulit yang berwarna kecokelatan. UVB pada dasarnya merupakan sinar matahari yang bersifat membakar. Sinar ini juga merusak DNA kulit dan menyebabkan penuaan, perubahan pigmen, serta karsinoma (tumor yang berpotensi menjadi kanker). Sedang sinar UVC diserap oleh atmosfer dan tidak sampai ke tanah. 

SPF pada sunscreen menunjukkan jumlah perlindungan terhadap sinar UVB yang ditawarkan produk.Sunscreen seharusnya menawarkan perlindungan dari UVA dan UVB. Karena itu, pilihlah paling tidak SPF 15 yang dilengkapi dengan kandungan seperti: mexoryl, oxybenzone atau avobenzone (Parsol 1789) untuk perlindungan dari UVA, atau titanium dioxide atau zinc oxide (yang bisa menghambat sinar UVA dan UVB). 

3. Mitos: Anda tidak perlu memakai sunscreen saat hari mendung 

Menurut Kim, sinar radiasi UV dari matahari tetap mencapai permukaan bumi meskipun hari mendung. Karena itu, pastikan Anda menggunakan suncreen setiap hari, jangan lupa pakai kembali setiap 2 jam dan setelah berenang atau berkeringat. 

Selain itu, jangan percaya mitos yang menyatakan kalau menggunakan makeup dengan SPF membuat Anda sudah terlindungi. Menurut Leslie Bauman, MD, direktur  University of Miami Cosmetic Group, Anda harus menggunakan makeup dalam bentuk tepung 14-15 kali lebih banyak dari jumlah normal untuk bisa mencapai jumlah SPF yang tertera di label. Hal yang sama juga berlaku pada foundation dan makeup cair. Jadi, pastikan Anda tetap menggunakan sunscreen sebagai tambahan makeup Anda. 

4. Mitos: Menggosok muka dengan sabun akan menjaga muka tetap sehat dan bebas dari jerawat 

Menurut Sandy Johnson, MD, ahli dermatologi dari Johnson Dermatology Group di Fort Smith, saat menggosok muka, Anda juga turut melepaskan minyak pelindung muka. Dengan begitu akan cenderung menyebabkan munculnya bintik-bintik merah pada kulit bahkan kulit terbakar. Menurut Johnson, ada baiknya mengganti sabun dengan cleanser lembut diikuti dengan pelembab atau sunscreen. 

5. Mitos: Lebih baik mengeluarkan nanah dari jerawat dengan cara menekan 

“Mungkin Anda merasa lebih baik setelah mengeluarkan nanah, tapi sebenarnya sebagian besar nanah tersebut masuk lebih dalam ke kulit,” ujar Johnson, seperti dikutip situs webmd. Saat masuk semakin dalam, nanah tersebut juga menyebabkan semakin banyak peradangan sehingga bisa memicu munculnya bekas luka dan menyebar di bawah kulit. Karena itu, tidak heran kalau Anda kembali mendapatkan jerawat beberapa hari berikutnya, berdekatan dengan jerawat yang Anda tekan sebelumnya. 

Menurut Johson, ada baiknya kalau Anda berhenti menekan jerawat di wajah. Tetapi, lanjut dia, jika Anda benar-benar tidak tahan, pastikan Anda melakukannya dengan benar. Jangan menekan peradangan. Gunakanlah comedone extractor, alat sederhana yang bisa diperoleh di toko-toko kecantikan. Tekan alat agak kuat kemudian putar di sekitar jerawat untuk mengeluarkan nanah. 

6. Mitos: Facial dan microdermabration bagus sebagai perawatan rutin kulit Anda 

Menurut Bauman, pernyataan ini merupakan mitos yang populer, khususnya dengan semakin menjamurnya spa. Sebuah studi dari India menyatakan, facial pada dasarnya menyebabkan munculnya jerawat pada 80% orang.”Anda mungkin merasa nyaman, tetapi sama sekali tidak ada manfaat jangka panjangnya selain relaksasi,” ujar dia. Sama seperti microdermabration yang hanya mengangkat lapisan kulit paling atas, terang dia lagi, facial hanyalah cara menghambur-hamburkan uang semata. 

7. Mitos: Produk perawatan kulit dengan harga mahal bekerja paling baik. 

“Hal ini sama sekali tidak benar,” ujar Bauman. Menurut dia, masih banyak produk perawatan kulit yang banyak dijual dengan harga murah tapi bekerja jauh lebih baik daripada produk perawatan yang mahal. 

Kim juga menyatakan hal yang sama. Menurut dia, semua krim anti-penuaan mengandung bahan-bahan aktif yang hampir sama, baik yang dijual di toko lokal atau di butik-butik kecantikan eksklusif. Meskipun begitu, bukan berarti produk mahal tidak bagus. Tetapi, tetap saja Anda bisa mendapatkan hasil yang sama dengan biaya yang lebih sedikit. 

8. Mitos:  Produk anti-penuaan bisa menghilangkan kerutan 

Menurut Bauman, sebagian krim anti kerut hanya membasahi kulit, sehingga terlihat lebih baik untuk sementara waktu. Sedang Kim juga merekomendasikan penggunaan krim antioksidan yang mengandung vitamin C.”Tapi krim ini cenderung jadi tidak stabil dengan cepat, jadi pilihlah produk dari produsen terpercaya,” ujar Kim. 

9. Mitos: Laser bisa membuat saya 20 tahun lebih muda 

Laser saat ini, menurut Kim, sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Selain itu, efek sampingnya juga jauh lebih sedikit. Akan tetapi, lanjut dia, Anda harus realistis dalam menentukan hasil yang Anda harapkan.”Jika kerusakannya sudah parah, tidak banyak yang bisa dilakukan,” ujar dia. 

Jadi, apa prinsip dasar perawatan kulit? Menurut para pakar dermatologi, hindarilah paparan matahari langsung dan jangan lupa menggunakan sunscreen setiap hari dan sepanjang hari.

h1

8 Masalah Kesehatan Paling Memalukan

June 16, 2009

2009_06_15_02_25_55_male-sweating-dPERNAHKAH Anda mengalami masalah kesehatan yang membuat Anda kehilangan rasa percaya diri bahkan membuat Anda terlalu malu untuk pergi ke dokter? Jika pernah, Anda tidak sendiri. Banyak orang yang mengalami masalah kesehatan yang membuat mereka malu, mulai dari nafas bau hingga penyakit menular seksual. Berikut 8 masalah kesehatan yang paling sering mengikis habis rasa percaya diri penderitanya  beserta cara menanganinya. 

1. Nafas bau 

Nafas bau paling sering terjadi di pagi hari, khususnya jika Anda tidur dengan mulut terbuka. Tapi, beberapa orang mengalami masalah ini secara terus-menerus, sehingga berdampak jelas pada kehidupan sosial mereka. 

Penyebab: Dehidrasi, sakit gigi, infeksi gusi atau terlalu banyak alkohol. Meskipun kasusnya jarang, masalah ini bisa juga disebabkan oleh adanya masalah pada sinus dan paru-paru. 

Pengobatan: Gunakan sikat gigi yang baru dan jangan lupa juga menggosok lidah. Berhentilah merokok dan kurangi asupan kopi serta perbanyak minum air putih. Hal ini bisa memperbaiki aliran air liur (saliva). Jika tetap tidak ada perbaikan, segera periksakan diri ke dokter. 

2. Masalah kulit 

Masalah kulit mungkin membuat Anda merasa kalau semua orang sedang memandangi Anda. Padahal, masalah kulit biasanya tidak terlalu diperhatikan oleh orang lain, tetapi jadi fokus pikiran bagi Anda. Jerawat dan eksem merupakan 2 masalah kulit yang paling sering membuat sebagian besar orang malu dan tidak percaya diri. 

Penyebab: Jerawat, penebalan kulit atau kulit gatal. 

Pengobatan: Jerawat biasanya bisa diatasi dengan obat yang tersedia di pasaran. Mintalah pendapat apoteker untuk mendapatkan jenis yang tepat. Jika masalah terus berlanjut, berkonsultasilah dengan pakar dermatologi. 

3. Keringat berlebih 

Penyebab: Pengeluaran keringat cenderung terjadi jika Anda kelebihan berat badan, minum atau makan banyak makanan pedas atau saat Anda sedang menjalani masa pubertas. 

Pengobatan: Turunkan berat badan Anda, kurangi konsumsi makanan pedas dan gunakan anti-perspirant. Jika belumberhasil, berkonsultasilah dengan dokter. 

4. Rona merah 

Pipi tentunya akan memerah jika berada di bawah sinar matahari. Akan tetapi, pada beberapa orang, rona merah cerah di pipi tetap bertahan saat berada di tempat teduh, bahkan kadang-kadang tanpa alasan tertentu. 

Penyebab: Kilas panas biasanya merupakan gejala menopause. Beberapa orang juga merasakan kilasan panas dengan pipi memerah jika mereka mengonsumsi monosodium glutamat. 

Pengobatan: Jika masih remaja, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan mengurangi konsumsi makanan pedas, alkohol, minuman panas serta pakaian tebal. 

5. Obesitas 

Penyebab: Anda pastinya sudah tahu kalau obesitas disebabkan oleh konsumsi kalori yang lebih besar dibandingkan kalori yang dibakar. Tapi, obesitas kadang-kadang disebabkan oleh masalah lain seperti pengobatan menggunakan steroid atau kelenjar tiroid yang tidak aktif. 

Pengobatan: Jika olahraga dan pembatasan kalori tidak berhasil, berkonsultasilah dengan dokter. 

6. Masalah buang angin 

Rata-rata orang buang angin 12 kali sehari. Akan tetapi, terlalu sering buang angin bisa menandakan adanya masalah kesehatan lainnya. 

Penyebab: Jika Anda sering buang angin disertai dengan perut ribut, mungkin Anda mengalami iritasi usus atau infeksi seperti gastroenteritis. Sama seperti diare, infeksi pada anak misalnya akibat rotavirus merupakan penyebab yang paling umum. Sedang pada orang dewasa seringkali diakibatkan oleh kemungkinan keracunan makanan atau mungkin juga kanker usus. 

Pengobatan: Untuk mengatasi angin, makanlah lebih lambat untuk menghindari kemungkinan menelan udara. Jika gejala tetap berlangsung, berkonsultasilah dengan dokter. 

7. Impotensi 

Impotensi merupakan salah satu masalah yang paling memalukan bagi laki-laki. Karena itu, laki-laki lebih senang mencari pengobatan dengan browsing di internet dibandingkan berkonsultasi dengan dokter. Jika hanya terjadi 1 atau 2 kali, mungkin bukan masalah besar. Tapi, jika Anda sama sekali tidak bisa lagi mengalami ereksi, maka masalahnya pasti lebih besar. 

Penyebab: Kecemasan mungkin menurut Anda hanya masalah sederhana. Tapi, kecemasan bisa mempengaruhi fisik dengan cara menyumbat arteri. Hal ini juga bisa berlaku pada pembuluh darah organ vital Anda, termasuk jantung. Jadi, ini bukan hanya masalah kehidupan seksual tapi juga termasuk masalah serius lainnya seperti penyakit jantung. 

Pengobatan: Berkonsultasilah dengan dokter. Dokter akan memeriksa tekanan dan kadar gula darah sebelum melakukan penanganan selanjutnya. Selain itu, Anda juga bisa membantu diri sendiri dengan berhenti merokok dan mengurangi minum alkohol. 

8. Penyakit menular seksual 

Hal ini sudah sering terjadi sebelumnya, jadi Anda tidak perlu malu memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala seperti adanya sensasi panas saat buang air seni, munculnya bintik merah atau kutil di alat vital, atau mengalami perdarahan setelah melakukan hubungan seksual. 

Penyebab: Ada beragam penyebab termasuk chlamydia, gonorrhoea dan HPV (human papilloma virus). 

Pengobatan: Periksalah ke spesialis kelamin, dengan begitu Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.