Archive for the ‘Uncategorized’ Category

h1

Air Garam untuk Menyembuhkan Pilek

September 29, 2010

Jakarta, Pilek adalah penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya (self limiting disease). Meski dapat sembuh dengan sendirinya, berkumur dengan larutan garam dapat mengatasi gejala-gejala yang menyertainya, seperti batuk dan sakit tenggorokan.

Namun jika tidak ingin terlalu tergantung pada obat-obatan, ada cara untuk meredakan gejala pilek (common cold) seperti batuk, bersin-bersin dan sakit tenggorokan. Bahan yang dibutuhkan sangat sederhana, cukup menggunakan garam dapur saja.

Dikutip dari NY Times, Rabu (29/9/2010), larutan garam dapur bersifat menarik cairan sehingga bisa mengeluarkan kelebihan cairan di daerah tenggorokan yang mengalami radang. Bukan hanya akan mengurangi radang, garam juga akan meredakan rasa sakit yang ditimbulkannya.

Selain itu, larutan garam juga akan mengencerkan lendir maupun dahak yang menyumbat saluran pernapasan. Lendir yang encer akan mudah dikeluarkan, sehingga bisa membawa zat-zat penyebab alergi dan bahkan jamur atau bakteri jika ada infeksi.

Tips tersebut terbukti manjur dalam pengujian acak terhadap 400 penderita pilek di Amerika. Dalam pengamatan selama musim dingin yang berlangsung 60 hari, partisipan yang berkumur dengan larutan garam 3 kali sehari mengalami penurunan gejala infeksi saluran pernapasan atas sebanyak 40 persen.

Penelitian tersebut pernah dipublikasikan dalam terbitan The American Journal of Preventive Medicine pada tahun 2005.

Untuk hasil terbaik, para ahli dari Mayo Clinic menyarankan agar setengah sendok teh dilarutkan dalam secangkir penuh air hangat. Gunakan untuk berkumur selama bebreapa detik sebelum dikeluarkan, lakukan sebanyak 3 kali sehari.

Jika tidak suka dengan rasanya yang terlalu asin, garam bisa diganti dengan lemon atau madu. Khasiatnya sama dan tidak perlu dikeluarkan, bisa langsung ditelan setelah berkumur.

h1

6 Penyebab Nyeri Punggung

December 28, 2009

Jakarta, Nyeri punggung (back pain) bisa terjadi pada siapa saja dan jika muncul bisa mengganggu aktivitas. Tapi jangan menganggap remeh nyeri punggung karena itu merupakan gejala awal dari adanya penyakit di tubuh.

Penyebab sakit punggung yang paling umum adalah keregangan otot (ligamen) atau postur tubuh yang tidak tepat. Nyeri punggung kadang terasa saat baru bangun tidur, duduk tegak terlalu lama, terlalu lelah, mengangkat barang yang sangat berat atau cidera.

Tapi ada juga nyeri punggung sepanjang waktu siang dan malam tanpa kita ketahui sebabnya. Kasus seperti ini kebanyakan mengarah ke penyakit serius seperti infeksi atau tumor tulang yang biasanya diikuti pula dengan demam.

“Rasa nyeri di punggung itu bisa berarti tanda atau sinyal yang memberitahu bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh seseorang,” ujar Dr Luthfi Gatam, SpOT, Spine Surgeon (K) dari RS Internasional Bintaro saat dihubungidetikHealth, Senin (28/12/2009).

Dicontohkan Dr Luthfi, nyeri punggung yang dirasakan saat baru bangun tidur kemungkinan disebabkan ada yang salah dalam posisi tidur atau adanya gerakan mendadak yang tidak stabil (unstable) saat orang tersebut tidur.

Menurut konsultan ortopedi tulang belakang ini ada 6 kelompok yang menjadi penyebab rasa nyeri di punggung, yaitu:

1. Trauma
Dalam hal ini orang tersebut mengalami benturan, kecelakaan, jatuh saat beraktivitas atau cedera akibat sesuatu misalnya salah mengambil posisi dalam mengambil barang.

2. Infeksi
Bisa terjadi akibat adanya infeksi di organ lain seperti paru-paru yang mempengaruhi tulang belakang atau akibat dari infeksi yang terjadi pada tulang itu sendiri.

3. Degenerasi
Adanya perubahan struktur tulang dari orang tersebut akibat bertambahnya usia seseorang.

4. Kelainan bawaan
Faktor ini bisa berupa adanya posisi yang tidak tepat, atau tulang belakang yang kaku dan tidak bisa digerakkan sehingga menyebabkan terjadinya inflamasi (peradangan).

5. Adanya tumor
Bisa juga sebagai tanda adanya perubahan sel menuju tumor di dalam tubuh.

6. Skoliosis
Penyakit yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya juga menimbulkan rasa nyeri di punggung, saat ini paling banyak dialami oleh perempuan dan kaum remaja.

Jika tidak ada gejala serius, sakit punggung biasanya membaik setelah beristirahat beberapa hari, tapi ada juga yang sakitnya berlangsung lebih lama.

Jika ada serangan nyeri punggung sebaiknya berbaringlah di tempat tidur. Luruskanlah punggung dan tungkai perlahan-lahan.

Orang yang obesitas juga kerap mengalami sakit punggung. Sedangkan nyeri punggung kronik karena melemahnya otot biasanya perlu melakukan perawatan penguatan tulang punggung dengan berolahraga.

Jagalah agar punggung tetap tegak dan perut rata karena masalah tulang belakang menyebabkan tekanan pada saraf, sehingga timbul nyeri di berbagai bagian tubuh.

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi nyeri punggung ini tergantung dari hasil diagnosisnya, apakah termasuk ringan, sedang atau berat. Kalau hanya timbul sesekali dengan minum parasetamol atau ponstan saja sudah bisa membantu menghilangkan rasa nyeri.

Perawatan yang harus dilakukan oleh pasien bisa hanya berupa istirahat saja. Tapi jika sakitnya serius karena ada posisi tulang belakang yang salah harus melakukan fisioterapi, pengobatan invasif untuk mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri atau harus menjalani operasi.

“Sebaiknya kalau sudah merasa nyeri punggung, langsung periksakan ke dokter. Jangan anggap remeh penyakit ini, karena bisa jadi berhubungan dengan kulit, sendi, tulang atau organ disekitarnya seperti ginjal dan saluran cerna,” ujar dokter yang juga berpraktik di RS Fatmawati.

h1

Tujuh Mitos dan Fakta Kanker Payudara

November 15, 2009

KANKER payudara yang menjadi momok seringkali menjadi makin mengerikan karena mitos-mitos salah yang tersebar di masyarakat. Meskipun termasuk salah satu kanker yang sering diperbincangkan karena merupakan penyebab kematian utama kaum perempuan, selain kanker leher rahim, kurangnya pemahaman justru membuat orang semakin ketakutan. Untuk membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat, berikut beberapa mitos dan fakta seputar kanker payudara.

1. Gumpalan di payudara selalu pertanda kanker.

Fakta: Delapan puluh persen gumpalan di payudara jinak, artinya tidak bersifat kanker. Meskpin begitu, jika Anda menemukan gumpalan di payudara, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter dan melakukan mamografi jika dokter menganjurkan.

2. Mamografi bisa menyebarkan kanker.

Fakta: Mamografi, penggunaan sinar-X pada payudara, tidak menyebarkan kanker. Baik radiasi sinar-X maupun tekanan saat tes tidak bisa menyebarkan kanker. Mamografi merupakan cara deteksi dini terbaik pada perempuan berusia di atas 40.

3. Kanker payudara, keturunan?

Fakta: Menurut onkolog sekaligus presiden dan penemu breastcancer.org Dr. Marisa Weiss, perempuan yang memiliki sejarah keluarga menderita kanker payudara berisiko lebih besar menderita kanker ini. Akan tetapi, faktor lain seperti minum alkohol, merokok, obat-obatan dan diet juga bisa mempengaruhi kemungkinan seorang perempuan menderita kanker ini.

Selain itu, sangat penting juga untuk mengetahui sejarah kanker payudara dari ayah atau ibu. Keluarga ibu bebas dari sejarah kanker payudara bukan berarti Anda terbebas dari risiko kanker. Sejarah kanker keluarga ayah juga meningkatkan risiko mendapatkan kanker payudara.

4. Mastectomy (pengangkatan satu atau kedua payudara) merupakan cara terbaik menyembuhkan kanker payudara dan mencegahnya kambuh kembali.

Fakta: Menurut presiden National Research Center for Women & Families Dr. Diana Zuckerman, sangat sedikit perempuan yang terdiagnosis menderita kanker payudara perlu mastectomy.”Pada faktanya, sebagian besar perempuan yang melakukan mastectomy tidak memerlukannya.”

Zuckerman menyatakan kalau 75% dari perempuan yang menderita kanker payudara setiap tahunnya tidak akan memerlukan mastectomy dan hanya akan bergantung pada kemoterapi, radiasi dan lumpectomy (operasi pengangkatan gumpalan dari payudara yang terkena kanker).

5. Perempuan muda lebih berisiko menderita kanker payudara dibandingkan perempuan yang lebih tua.

Fakta: Menurut Zuckerman, perempuan berusia di atas 50 paling berisiko menderita kanker ini.

6. Kanker payudara bersifat fatal.

Fakta: Menurut Zuckerman, kanker payudara itu sendiri tidak fatal.”Yang membuat fatal adalah jika kanker menyebar ke bagian tubuh lain hingga simpul limpa, paru-paru dan organ lainnya.” Kanker juga bisa menyebar ke tulang dan darah, yang bisa meningkatkan risiko kematian. Karena itu, sangat penting melakukan deteksi dan penanganan dini sebelum kanker menyebar.

7. Laki-laki tidak bisa mendapatkan kanker payudara.

Fakta: The American Cancer Society memperkirakan akan ada lebih dari 2.000 kasus baru kanker payudara pada laki-laki di tahun 2009, dan sekitar 450 dari laki-laki tersebut akan meninggal akibat penyakit ini.

Akan tetapi, tetap saja kanker payudara 100 kali lipat lebih umum dijumpai pada perempuan. Perempuan dengan ayah terdiagnosis kanker payudara berisiko lebih besar menderita kanker tersebut, peningkatan risikonya sama jika ibu mereka yang terdignosis kanker payudara.

h1

Masker Jerawat Madu dan Yogurt

September 28, 2009

SAAT cuaca di luar panas dan terik, wajah cenderung lebih mudah berjerawat. Menyebalkan bukan? Bagi yang sering mengalami masalah tersebut, berikut ini ada satu resep masker khusus untuk mengatasinya yang dapat diramu sendiri di rumah.

Masker ini sangat baik untuk melembapkan dan mengelupas sel kulit mati di wajah, sekaligus ampuh membunuh bakteri. Bahan-bahan untuk membuatnya pun mudah didapat, bahkan barangkali sudah ada di dapur atau di dalam lemari es Anda, yakni:
– plain yogurt
– madu
– neem oil
– kain kasa

Cara meramu:
1. Bungkus plain yogurt dalam kain tipis atau kain kasa. Tempatkan bungkusan tersebut di dalam panci yang memiliki lubang saringan, dan letakkan di atas wastafel. Diamkan yoghurt semalaman hingga kelebihan cairannya mengalir keluar.
2. Masukkan satu sendok makan madu, bersama dengan beberapa tetes neem oil. Aplikasikan ramuan ini ke kulit wajah yang bermasalah.

Neem oil diketahui memiliki sifat antibakteri dan antiperadangan, sehingga dapat membantu mengatasi masalah jerawat. Asam lemak yang terkandung dalam minyak ini juga membantu membangun kolagen dan memperbaiki tingkat elastisitas kulit. Sementara itu, yogurt berfungi untuk menyegarkan, memberi nutrisi, serta mengencangkan kulit.

h1

Diagnosis Mellitus

May 3, 2009

diabetes_0Diagnosis diabetes ditegakkan berdasarkan gejalanya yaitu 3P (polidipsi, polifagi, poliuri) dan hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan kadar gula darah yang tinggi (tidak normal). Untuk mengukur kadar gula darah, contoh darah biasanya diambil setelah penderita berpuasa selama 8 jam atau bisa juga diambil setelah makan.

Perlu perhatian khusus bagi penderita yang berusia di atas 65 tahun. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan setelah berpuasa dan jangan setelah makan karena usia lanjut memiliki peningkatan gula darah yang lebih tinggi.

Kriteria Diagnostik Gula darah (mg/dL)

  Bukan Diabetes Pra Diabetes Diabetes
Puasa < 110 110-125 > 126
Sewaktu < 110 110-199 > 200

Pemeriksaan darah lainnya yang bisa dilakukan adalah tes toleransi glukosa. Tes ini dilakukan pada keadaan tertentu, misalnya pada wanita hamil. Hal ini untuk mendeteksi diabetes yang sering terjadi pada wanita hamil.

Penderita berpuasa dan contoh darahnya diambil untuk mengukur kadar gula darah puasa. Lalu penderita diminta meminum larutan khusus yang mengandung sejumlah glukosa dan 2-3 jam kemudian contoh darah diambil lagi untuk diperiksa.

Hasil glukosa contoh darah dibandingkan dengan kriteria diagnostik gula darah terbaru yang dikeluarkan oleh PERKENI tahun 2006.

Sebelum berkembang menjadi diabetes tipe 2, biasanya selalu menderita pra-diabetes, yang memiliki gejala tingkat gula darah lebih tinggi dari normal tetapi tidak cukup tinggi untuk didiagnosa diabetes. Setidaknya 20% dari populasi usia 40 hingga 74 tahun menderita pra-diabetes.

Penelitian menunjukkan beberapa kerusakan dalam jangka panjang, terutama pada jantung dan sistem peredaran darah selama pra-diabetes ini. Dengan pre-diabetes, anda akan memiliki resiko satu setengah kali lebih besar terkena penyakit jantung. Saat Anda menderita diabetes, maka risiko naik menjadi 2 hingga 4 kali.

Akan tetapi, pada beberapa orang yang memiliki pra-diabetes, kemungkinan untuk menjadi diabetes dapat ditunda atau dicegah dengan perubahan gaya hidup. Diabetes dan pra-diabetes dapat muncul pada orang-orang dengan umur dan ras yang beragam, tetapi ada kelompok tertentu yang memiliki resiko lebih tinggi.